Mason Mount mengebut pemulihan cederanya

Kabarnya gelandangan Chelsea ini sedang mengalami cedera. dan ia sempat di kabarkan sedang mengebut untuk pemulihan cedera nya agar bisa bermain di laga selanjutnya.

Chelsea tidak bisa menurunkan skuat terbaik mereka. Gelandang serang mereka, Mason Mount baru-baru ini mengalami cedera pada pertandingan melawan Valencia.

The Express mengklaim bahwa Mason Mount tidak ingin absen di laga akbar tersebut. Ia diberitakan tengah mengebut pemulihannya agar tampil di laga tersebut.

Sang pemain mendapatkan cedera setelah menerima tekel dari Francis Coquelin. Alhasil ia sudah ditarik keluar di pertandingan itu saat laga berjalan kurang dari 20 menit.

Pada awal mereka mengira pemain mendapatkan cedera yang cukup parah. tapi hasil nya mengklaim bahwa cedera yang di derita oleh sang pemain hanya lah cedera biasa.

Pemain tersebut meminta kepada tim medis Chelsea untuk mengupayakan agar ia bisa pulih di waktu yang tepat agar ia bisa bermain di laga akbar tersebut. Namun Frank Lampard diberitakan tidak mau berjudi dengan Mason Mount, di mana ia baru akan memainkan sang pemain jika kondisinya benar-benar sudah pulih.

Chelsea sendiri punya misi untuk balas dendam di pertandingan pekan keenam EPL tersebut. Sebelumnya mereka dikalahkan Liverpool di Piala Super Eropa setelah tumbang melalui babak adu penalti.

Unai Emery memberikan perubahan bagi Arsenal

Kabarnya Sepak Bola Inggris, Paul Merson, menilai sosok Unai Emery belum memberi warna baru bagi Arsenal . Dia menyebut Unai Emery tidak lebih dari sekedar kamuflase atau penyamaran dari Arsene Wenger.

Pelatih kelahiran Spanyol ini mulai melatih Arsenal sejak musim lalu. Pada musim awalnya Unai Emery mampu membawa Arsenal ke final Liga Europa meskipun akhirnya hasil tidak memuaskan bagi fans kalah dari Chelsea.

Arsenal menempati posisi empat besar klasemen akhir Premier League musim yang lalu. Arsenal pun tidak akan tampil di Liga Champions musim ini. Unai Emery sudah membawa banyak perubahan di Arsenal.

Paul Merson merasa Unai Emery, sama seperti Arsene Wenger. Mereka tidak punya konsep yang jelas di lini tengah. Tidak ada pemain kreatif yang dimainkan. Satu-satunya solusi yang saya lihat adalah dengan memainkan Mesut Ozil di belakang tiga pemain depan.

Arsenal memiliki tiga pemain yang tidak kreatif. Mereka adalah tiga pemain holding seperti Granit Xhaka, Matteo Guendouzi dan Lucas Torreira tapi sang pelatih pun mengatakan tidak percaya.

Paul Merson menyebut Arsenal sebenarnya punya potensi yang besar di lini depan. Nicolas Pepe, Lacazette dan Aubameyang lebih dari cukup untuk membuat lini serang Arsenal ditakuti.

Arsenal sendiri saat ini berada di posisi kelima klasemen sementara Premier League. The Gunners mendapatkan tujuh poin dari empat laga yang sudah dimainkan pada musim depan ini.